Apriyani Rahayu Beradaptasi dengan Dejan Ferdinansyah di Ganda Campuran

2026-08-25 01:00:38 By Dembele

Apriyani Rahayu terus melakukan penyesuaian pola permainan dan rotasi bersama Dejan Ferdinansyah menjelang tampil di Polytron Pontianak International Challenge 2026.

 

Turnamen tersebut akan berlangsung di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, pada 25-30 Agustus 2026. Ajang ini menjadi kesempatan bagi Apriyani/Dejan untuk kembali mengasah permainan setelah debut di Taipei Open 2026.

 

Apriyani mengakui perpindahan dari ganda putri ke ganda campuran membutuhkan sejumlah penyesuaian. Salah satu tantangan terbesarnya adalah perubahan peran di lapangan.

 

"Yang menjadi tantangan saya pindah ke ganda campuran mungkin di adaptasi pola main, karena di ganda putri saya sebagai playmaker, namun di ganda campuran saya harus bermain di depan," kata Apriyani dalam keterangan PBSI di Jakarta, Senin.

 

Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Greysia Polii tersebut juga terus membangun komunikasi dengan Dejan. Menurutnya, bermain bersama pasangan putra menghadirkan karakter permainan yang berbeda dibandingkan ketika dirinya tampil di sektor ganda putri.

 

"Saya dan Dejan masih terus mencoba menjaga komunikasi baik di dalam maupun di luar lapangan dan alhamdulillah sudah berjalan dengan baik," ujarnya.

 

PBSI mulai memproyeksikan Apriyani untuk bermain di sektor ganda campuran bersama Dejan sejak akhir Juni 2026. Pasangan anyar tersebut diberikan kesempatan tampil dalam enam turnamen internasional sebelum nantinya dilakukan evaluasi.

 

Apriyani/Dejan telah menjalani debut di Taipei Open 2026 pada akhir Juli. Namun, langkah mereka terhenti di babak pertama setelah kalah dari pasangan Jepang, Haruki Kawabe/Kokona Ishikawa.

 

Apriyani sebenarnya bukan pemain yang sepenuhnya asing dengan sektor ganda campuran. Ia pernah bermain di nomor tersebut ketika masih junior. Namun, setelah fokus ke ganda putri, dirinya perlu kembali beradaptasi dengan karakter permainan ganda campuran.

 

"Waktu junior saya pernah bermain ganda campuran, namun karena sudah fokus di ganda putri, jadi ini akan menjadi tantangan buat saya," tutur Apriyani.

 

Polytron Pontianak International Challenge 2026 pun menjadi kesempatan berikutnya bagi Apriyani/Dejan untuk menemukan chemistry dan pola permainan terbaik mereka.